Dari perpustakaan P2O LIPI:
1. Laporan akhir. Penelitian dinamika sumber daya laut perairan Teluk Jakarta
dan Kepulauan Seribu. Bidang dinamika laut. 08-08-2003. P2OLIPI Jakarta 2003.
2. Laporan akhir. Studi karakteristik garis pantai propinsi Banten. Wilayah Pesisir Utara,
dari Tanjung Kait sampai Tanjung Pontang. Proyek penelitian ilmu teknologi kelautan.
Wahyu Budi Setiawan, M. Hasanuddin, Winardi, Edi Kusmanto, Yunia Witasari,
Jake Muchlisin Manik. P2OLIPI Jakarta Desember 2003.
3. Studi karakteristik garis pantai Propinsi Banten. Wilayah Pesisir Selatan, Tanjung Mantiyung
sampaiTanjung Sedekan. Wahyu Budi Setyawan dkk. Proyek Penelitian Iptek Kelautan P2OLIPI
Jakarta Desember 2004.
4. Laporan akhir. Dinamika dataran pesisir sayap timur Teluk Jakarta (Delta Citarum dan
Cibeel): kaitannya dengan potensi pengembangan ekosistem wilayah pesisir. Otto S.R.Ongkosongo
dkk. Proyek penelitian IPTEK Kelautan P2OLIPI Jakarta 2004.
5. Suatu studi tentang topografi dinamik di perairan Selatan Jawa-Sumbawa pada bulan Maret-
April 1990.Skripsi. Agus Saleh Atmadipoera. IPB. 1991.C,E.
Perpustakaan P2O LIPI, Perpustakaan ITK-IPB.
6. Laporan akhir. Penelitian dinamika perairan untuk mendukung pemanfaatan dan pengendalian sumber
daya perairan Banten.Koordinator Dra. Tjutju Susana. Proyek penelitian IPTEK Kelautan P2OLIPI
Jakarta 2004.
7. Laporan akhir. Penelitian sumber daya kelautan di Kappel wilayah Laut Jawa. Bidang dinamika laut.
Koordinator Ir. Yeti Darmayati, M.Sc. Proyek penelitian IPTEK kelautan P2OLIPI Jakarta 2004.
8. Laporan akhir. Penelitian dinamika perairan Selat Sunda. Bidang dinamika laut. Proyek penelitian
IPTEK kelautan P2OLIPI Jakarta 2002.
9. Laporan akhir. Penelitian kondisi lingkungan perairan Teluk Jakarta dan sekitarnya. P2OLIPI. 2003.
10. Laporan akhir. Penelitian lingkungan dan monitoring Laut Jawa. Kerjasama Pusat Penelitian dan
Pengembangan Oseanologi LIPI dengan Pusat Pengembangan Geologi Kelautan Departemen
Pertambangan dan Energi.
11. Kondisi oseanografi dan biomass benthos di perairan Teluk Jakarta. Laporan Praktek Lapang.
ITK-IPB. 1994.@Perpustakaan P2O LIPI, Perpustakaan ITK-IPB.
12. Klasifikasi penamaan dan penentuan lingkungan pengendapan batuan sedimen Pulau Pari (Kep. Seribu)
berdasar metoda besar butir. Skripsi. Johan Susanto. Fakultas Teknik Mineral, Teknik Geologi
Universitas Trisakti. Jakarta 1988. Perpustakaan P2O LIPI, Perpustakaan Universitas Trisakti.
13. Penentuan lingkungan pengendapan sedimen dasar daerah Pulau Pari berdasar komposisi dari endapan
dasar. Skripsi.Alexander Siagian. Fakultas Teknik Mineral, Teknik Geologi Universitas Trisakti,
Jakarta. 1989.Perpustakaan P2O LIPI, Perpustakaan Universitas Trisakti.
14. Studi parameter fisika, kimia dan biologi di perairan Teluk Jakarta dan sekitarnya.
Laporan Praktek Lapang. Kurdi Gunawan. ITK IPB. 1993.
Perpustakaan P2O LIPI, Perpustakaan ITK-IPB.
15. Sebaran parameter suhu, salinitas, kerapatan dan kecepatan bunyi di Selatan Jawa-Sumbawa. Skripsi.
Marwanto.FMIPA. Universitas Nasional Jakarta 1993.
Perpustakaan P2O LIPI, Perpustakaan UNJ.
16. Penelitian Oseanologi Perairan Indonesia. Buku I. Biologi, Geologi, Lingkungan dan Oseanografi.
LIPI. P3OLIPI.Proyek Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Laut dan Air Tawar Jakarta. 1989.
Cakupan oseanografi:
-Kandungan O2 di perairan Cilacap (Segara Anakan) dan sekitarnya 1980-1982.
Tjutju Susana dan A.G.Ilahude...hal.147
-Karakteristik arus di perairan Eretan- Indramayu, Jawa Barat, Hadikusumah...hal.111
-Pengaruh upwelling terhadap eutrofikasi zat hara fosfat di Laut Banda bagian Utara.
Edward dan Salam Tarigan...hal.121
-Kadar silikat kaitannya dengan kesuburan di perairan Kalimantan Timur. Marojahan Simanjuntak
...hal.141.
17. Buku! Teluk Jakarta. Sumber Daya, Sifat sifat Oseanologis, serta permasalahannya.
Redaksi: Malikusworo Hutomo, Kasijan Romimohtarto, Burhanuddin. Lembaga Oseanologi Nasional-LIPI.
Jakarta. 1977.
18. Pesisir dan Pantai Indonesia V. P3OLIPI Jakarta 2000. Redaksi: Ruyitno, Wanda S. Atmadja,
Imam Supangat, Bambang S.Sudibyo.
Cakupan oseanografinya:
-Sedimen dasar di perairan Teluk Lampung. Subardi...hal.1
-Senyawa nitrogen dalam air laut dan sedimen perairan Teluk Lampung Tjutju Susana...hal.13.
-Kondisi lingkungan fisik pesisir Panjang-Lempasing, Kotamadya Bandar Lampung.
Otto S.R. Ongkosongo...hal.39
-Pola sebaran Batu Apung (Pumice) di sedimen dasar Teluk Lampung, kaitannya dengan arah
dan kecepatan arus pasut. Yunia Witasari dan L.F. Wenno....hal.65
-Konsentrasi silikat di perairan Teluk Lampung. Marojahan Simanjuntak. ...hal.77
-Variasi temporal salinitas perairan Teluk Lampung. Nurhayati dan Suyarso...hal.103.
-Sifat arus, pasang surut dan kondisi kecerahan Teluk Lampung 2000. L.F.Wenno...hal.121.
19. Pesisir dan pantai Indonesia IV. P3OLIPI. Jakarta 2000. Cakupan oseanografi:
-Analisis penutup lahan Teluk Lampung melalui interpretasi citra. Siswandono.
K. Meiyanti dan A. Efendi....hal.1
-Distribusi suhu dan salinitas di perairan Teluk Lampung, Sumatera. Hadikusumah....hal.9
-Variasi arus di perairan Teluk Lampung. Nurhayati dan Suyarso....hal.21
-Pendugaan karakteristik arus pasut dan pola sebaran sedimentasi di perairan
Teluk Lampung. Helfinalis...hal.31
-Reaksi kimia dalam air laut dan sedimen perairan Teluk Lampung, kaitannya dengan
senyawa nitrogen. Tjutju Susana....hal.41
-Fluktuasi kandungan fosfat dan nitrat selama dua musim di perairan Teluk Lampung.
M. Muchtar...hal.49.
-Distribusi konsentrasi silikat di perairan Teluk Lampung. M. Simanjuntak....hal.59.
20. Hasil hasil penelitian oseanologi tahun 1992/1993 Proyek Penelitian dan Pengembangan
Sumber Daya Laut Jakarta. P3OLIPI Jakarta. 1994. Editor: Sulistijo, Djoko Prawoto Praseno,
Tjutju Susana. Cakupan oseanografi:
-Studi pendahuluan model dinamika pantai perairan Pekalongan. Idjin Suryana...hal.16.
-Studi perubahan muka air laut di Cilacap, Jawa Tengah. Hadikusumah.....hal.31.
-Sebaran sedimen di perairan sekitar muara Bekasi Teluk Jakarta dan Muara Ciawi Ujung Kulon.
Helfinalis, Rosihasari,R.Suhartati, M.N. Susasa,T. Dan S.M. Sidabutar...hal.69.
-Kandungan DO dan COD di perairan muara sungai Bengawan Solo dan Kali Porong.
Endang Rochyatun....hal.147.
21. Studi parameter fisika, kimia dan biologi di perairan Teluk Jakarta dan sekitarnya. Laporan
Praktek Lapang. Kurdi Gunawan. ITK IPB. 1993.
22. Sebaran parameter suhu, salinitas, kerapatan dan kecepatan bunyi di Selatan Jawa-Sumbawa.
Skripsi. Marwanto.FMIPA. Universitas Nasional Jakarta 1993. C,E.
23. Penelitian Oseanologi Perairan Indonesia. Buku I. Biologi, Geologi, Lingkungan dan Oseanografi.
LIPI. P3OLIPI . Proyek Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Laut dan Air Tawar Jakarta. 1989.
Cakupan oseanografinya:
- Kandungan O2 di perairan Cilacap (Segara Anakan) dan sekitarnya 1980-1982. Tjutju Susana dan
A.G.Ilahude...hel.147
- Keadaan suhu, salinitas dan arus di perairan Teluk Benoa, Bali. Hadikusumah dan Kastoro
...hal. 154
- Zat besi dan tembaga terlarut di wilayah pantai Indonesia Barat. A.G. Ilahude...hal.160.
24. Pesisir dan pantai Indonesia. P2OLIPI Jakarta 2003. Cakupan oseanografinya:
- Kadar logam berat dalam air laut dan sedimen di perairan gugus Pulau Pari.
Endang Rochyatun...hal.99
- Karakteristik arus di perairan Eretan- Indramayu, Jawa Barat, Hadikusumah...hal.111
- Pengaruh upwelling terhadap eutrofikasi zat hara fosfat di Laut Banda bagian Utara.
Edward dan Salam Tarigan...hal.121
- Kadar silikat kaitannya dengan kesuburan di perairan Kalimantan Timur. Marojahan Simanjuntak
...hal.141.
25. Buku! Teluk Jakarta. Sumber Daya, Sifat sifat Oseanologis, serta permasalahannya.
Redaksi: Malikusworo Hutomo, Kasijan Romimohtarto, Burhanuddin. Lembaga Oseanologi Nasional-LIPI.
Jakarta. 1977.
26. Pesisir dan Pantai Indonesia V. P3OLIPI Jakarta 2000. Redaksi: Ruyitno, Wanda S. Atmadja,
Imam Supangat, Bambang S.Sudibyo. Cakupan oseanografinya:
- Sedimen dasar di perairan Teluk Lampung. Subardi...hal.1
- Senyawa nitrogen dalam air laut dan sedimen perairan Teluk Lampung Tjutju Susana...hal.13.
- Kondisi lingkungan fisik pesisir Panjang-Lempasing, Kotamadya Bandar Lampung. Otto S.R. Ongkosongo
...hal.39
- Pola sebaran Batu Apung (Pumice) di sedimen dasar Teluk Lampung, kaitannya dengan arah dan
kecepatan arus pasut. Yunia Witasari dan L.F. Wenno....hal.65
- Konsentrasi silikat di perairan Teluk Lampung. Marojahan Simanjuntak. ...hal.77
- Variasi temporal salinitas perairan Teluk Lampung. Nurhayati dan Suyarso...hal.103.
- Sifat arus, pasang surut dan kondisi kecerahan Teluk Lampung 2000. L.F.Wenno...hal.121.
27. Pesisir dan pantai Indonesia IV. P3OLIPI. Jakarta 2000. Cakupan oseanografinya:
- Analisis penutup lahan Teluk Lampung melalui interpretasi citra. Siswandono. K. Meiyanti
dan A. Efendi....hal.1
- Distribusi suhu dan salinitas di perairan Teluk Lampung, Sumatera. Hadikusumah....hal.9
- Variasi arus di perairan Teluk Lampung. Nurhayati dan Suyarso....hal.21
- Pendugaan karakteristik arus pasut dan pola sebaran sedimentasi di perairan Teluk Lampung.
Helfinalis...hal.31
- Reaksi kimia dalam air laut dan sedimen perairan Teluk Lampung, kaitannya dengan senyawa nitrogen.
Tjutju Susana....hal.41
- Fluktuasi kandungan fosfat dan nitrat selama dua musim di perairan Teluk Lampung. M. Muchtar
...hal. 49
- Distribusi konsentrasi silikat di perairan Teluk Lampung. M. Simanjuntak....hal.59.
28. Hasil hasil penelitian oseanologi tahun 1992/1993 Proyek Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya
Laut Jakarta. P3OLIPI Jakarta. 1994. Editor: Sulistijo, Djoko Prawoto Praseno, Tjutju Susana.
Cakupan oseanografinya:
- Studi pendahuluan model dinamika pantai perairan Pekalongan. Idjin Suryana...hal.16.
- Studi perubahan muka air laut di Cilacap, Jawa Tengah. Hadikusumah.....hal.31.
- Sebaran sedimen di perairan sekitar muara Bekasi Teluk Jakarta dan Muara Ciawi Ujung Kulon.
Helfinalis, Rosihasari,R.Suhartati, M.N. Susasa,T. Dan S.M. Sidabutar...hal.69.
- Kandungan DO dan COD di perairan muara sungai Bengawan Solo dan Kali Porong. Endang Rochyatun
....hal.147.
Dari perpustakaan Balai Teknologi Survei Kelautan BPPT:
29. Analisa pemisahan alun dan gelombang lokal di perairan Tanjung Jati, Jepara. 1997.
Rahadian. ITB.
30. Skripsi. Studi distribusi vertikal klorofil harian dan hubungannya dengan kondisi suhu nitrat
serta fosfat terlarut di samudra Hindia Selat Jawa. 1995. Ahmad Ansori. UNDIP. Semarang.
31. Laporan pelayaran oseanografi kapal Baruna Jaya I di wilayah ZEE Selatan Jawa-Sumbawa 23 Agustus-
30 September 1990. 1990. Johny Banjarnahor. A.G. Ilahude. Mardanis. LIPI.
32. Laporan pelayaran sea trial KAL. Baruna Jaya I di perairan Teluk Jakarta. 2001.
Ferial Fachroni. TNI AL.
33. Data report JADE 95 cruise on board the R/V Baruna Jaya I 4 Nov-3 Des 1995. 1995. Djoko Hartoyo.
Annie kartavtseff. Mustofa. BPPT-LIPI-P3O LIPI.
34. Laporan penelitian pelayaran kal. Baruna Jaya I (Java-Australia Dynamic Experiment) April-Mei 1993.
1993. Tim survei LIPI. Jakarta.
35. Hasil penelitian kal. Baruna Jaya I JADE (Java-Australia Dynamic Experiment) April-Mei 1993.
1993-1994. BPPL.
36. Laporan pelayaran oseanografi program JADE-95 dan program ARLINDO 95. 1995. A.G. Ilahude. Jakarta.
37. Laporan survei batimetri untuk daerah Jawa Timur. 1994. Dishidros TNI-AL. Jakarta.
38. Laporan hasil pengukuran hidrokarbon di perairan Selat Sunda. 1994. Jakarta. Adang S. Basrie M.G.
Sri H. Lusi A. PPPPL. DTISDA. DTPSDAL.MB. Jakarta.
39. Laporan pelayaran teknologi pengendalian pencemaran Selat Sunda-Teluk Banten-Teluk Jakarta
(kawasan 1). 1992. BPPT. Jakarta.
40. Laporan pengukuran arus laut di Selat Madura 10-18 April 1993. 1993. Tim KAL BJ. BPPT. Jakarta.
41. Preliminary study on Sunda undersea tunnel (no.1) August 1990. 1990. Kobayashi Motokazu.
A3 RI. Jakarta.
42. Tambora-volcano cruise SO 45-B Sept. 25-Oct.15, 1986 Lembar-Sumbawa Besar-Surabaya. 1986.
E.T. Degens. 1986. Surabaya.
43. Laporan penelitian Barat di Samudra Hindia dan Selat Sunda kerjasama Indonesia-Prancis RV.
Baruna Jaya I. 1995. Kumala et al. BPPT. Bandung.
44. Laporan pelayaran oseanografi KAL Baruna Jaya I JADEf92 10-24 Mar 1992. 1992.
Tim survei BPPT-LIPI-Puslitbang-Oseanologi. Jakarta.
45. Laporan ekspedisi ilmiah Tahun Bahari Internasional KAL Baruna Jaya IV etape I Jakarta-Sabang-Padang-
Cilacap-Lembar-Bitung 10 Agustus-26 September 1998. 1998. Tim ekspedisi BPPT. 1998. Jakarta.
46. Laporan survei Oseanografi no. 21 JADE 1998 dan Shallow Pressure Gauge Arrays 1998 (SPGA'98)
1 Mar 1998-8 April 1998. 1998. Tim survei BPPT-LIPI. Jakarta.
47. Laporan praktikum kerja nyata survei batimetri untuk perencanaan jalur pipa transmisi gas bumi
di Selat Sunda. 2004. Isnu P. Institut Teknologi Nasional. Malang.
Dari perpustakaan Ilmu-Teknologi Kelautan IPB, skripsi:
48. Studi Hubungan Beberapa Faktor Oseanografi Terhadap Kelimpahan Fitoplankton di Perairan Selatan
Samudera Hindia. Widyaningsih. 1991. (A,C).
49. Analisis Struktur Lapisan Termoklin di Perairan Lepas Pantai Selatan Selatan Jawa-Sumbawa dan
Hubungannya dengan Sebaran Zat Hara. Syafrizal . 1991. (C,E)
50. Studi Penyebaran Padatan Tersuspensi Sungai Citarum di Muara Jaya, Teluk Jakarta.
Iwan Soewandi. 1992.
51. Keadaan Sifat Fisik dan Kimia Perairan di Pantai Zona Industri Krakatau Steel Cilegon.
Ilan Rohilan . 1992.
52. Studi Tentang Keadaan Pasang Surut Dengan Melakukan Analisis Harmonik Menggunakan Metode Admiralty
di Perairan Teluk Pelabuhan Ratu Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. A Tedy M. Palit. 1992.
53. Distribusi Horizontal Suhu, Sigma-t, Fosfat, Nitrat, dan Klorofil-a pada Setiap Kedalaman Untuk Menduga
Kesuburan Perairan di Perairan ZEEI Samudera Hindia Pada Musim Timur. Kurniawan Setiadi. 1992.A,C.
54. Karakteristik Fisika-kimiawi dan biologi Perairan Teluk Jakarta. Eko Siswanto. 1992.
55. Distribusi Horizontal Beberapa Parameter Fisika Kimia Oseanografi Selat Sunda di Sepanjang Pantai Zona
Industri Krakatau Steel. Irfan Saiful Aqsha Djauhar. 1993.@
56. Evaluasi Kondisi Fisika Kikia Perairan Selat Sunda. Widjaya Kartika. 1993.
57. Studi Kualitas Lingkungan Fisika dan Kimia Perairan Teluk Banten Kabupaten Serang. Bambang Eddy Purwanto.
1992.
58. Penyebaran Spasial Parameter Fisika-Kimiawi Perairan Donan Cilacap. Mustikorini Indrijatiningrum. 1993.
59. Karakteristik Fisika-kimiawi dan biologi Perairan Teluk Jakarta. Eko Siswanto. 1992.
60. Analisa Tangkapan Sumberdaya Ikan Layang (Decapterus spp.)di Laut Jawa yang Didaratkan di Pelabuhan
Perikanan Nusantara Pekalongan (PPNP-) Jawa Tengah. Nur Mulyani Subkhan. 1993.
61. Hubungan Antara Keberadaan Zooplankton Dengan Pasang Surut di Perairan Pantai Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat.
Dasminto. 1993.
62. Siklon Tropis Graham dan Akibat Fisik di Teluk Pelabuhan Ratu. Pandapotan sianipar. 1993.
63. Pendugaan Adanya Front Melalui Hubungan Antar Beberapa Parameter Oseanografi Di Perairan Teluk Pelabuhan Ratu,
Jawa Barat. Ichwan Priadri . 1994.
64. Kualitas Air Dan Kelimpahan Plankton di Perairan Pantai Zona Industri Krakatau Steel, Cilegon Jawa Barat.
65. Pada Musim Barat. R Anugrah Setiawibawa. 1994.
66. Siklon Tropis Graham dan Akibat Fisik di Teluk Pelabuhan Ratu. Pendapotan Sianipar. 1994.
67. Studi Tentang Keberadaan Zooplankton di Perairan ZEE Selatan Pulau Jawa Sumbawa Pada Musim Barat (Maret)
dan Musim Timur (Agustus-September) 1990. Elly Vera Andryani Hutapea. 1994. C,E.
68. Sebaran Horizontal Suhu, Nutrien dan Struktur Komunitas Fitoplankton di Perairan Pantai Zona Industri
Krakatau Steel Cilegon, Selat Sunda. Budi Wiyono. 1994.
69. Sebaran Spasial dan Temporal Parameter Fisika Kimia Perairan Pesisir Muara Jaya, Teluk Jakarta.
Agus Supriadi Hidayat. 1994.
70. Deskripsi Horizontal Zooplankton dan Hubungannya Dengan Parameter Fisika dan Kimia Perairan di Perairan Teluk
Pelabuhan Ratu. Esra Ferdinand Manumpak Samosir. 1995.
71. Pengaruh Pasang Surut Terhadap Sebaran Suhu, Salinitas, Padatan Tersuspensi dan Zat Hara di Perairan Laguna
Gugus Pulau Pari, Kepulauan Seribu. Ateng Suntani . 1995.
72. Studi Tentang Transfer Energi dan Fitoplankton ke Zooplankton di Perairan Teluk Pelabuhan Ratu. Agus Suchayo.
1995.
73. Studi Analisa Hubungannya Faktor-faktor Oseanografi dan Meteorologi Terhadap Penangkapan Ikan di Perairan Cilacap
dan Sekitarnya Dengan Mempergunakan Set Gillnet. Dwidjo Susanto . 1995.
74. Model dan Simulasi Pola Arus Perairan Teluk Pelabuhan Ratu Dengan Metode Beda Hingga Eksplisit.
Ferdinand Timbul Purba. 1995.
75. Studi Kelimpahan, Distribusi dan Struktur Komunitas Fitoplankton Secara Horizontal di Perairan Teluk Jakarta.
Muhammad Hanafiah. 1994.
76. Karakteristik Fisika-Kimia di Lepas Pantai Teluk Pelabuhan Ratu dan Kaitannya Dengan Pendektesian Upwelling
Pada Musim Timur Tahun 1993 . Johana Christina Mangoting. 1994.
77. Studi Model Sebaran Salinitas dan Karakteristik Beberapa Parameter Fisika-Kimia Air Pertambakan di Desa Muara
dan Muara Baru Kecamatan Cimalaya Kabupaten Karawang. Hadi Prabawa. 1995.
78. Pengaruh Pasang Surut Terhadap Sebaran Beberapa Parameter Fisika Kimia dan Hubungannya Dengan Kelimpahan
Fitoplankton di Perairan Laguna Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Jakarta Utara. Dadan. 1996.
79. Studi Penaikan Massa Air di Perairan Selatan Jawa Tengah Pada Bulan Agustus 1990 (Musim Timur).
Herlisman. 1996.
80. Hubungan Suhu dan Salinitas Terhadap Hasil Tangkapan Bubu Buton di Teluk Belebuh, Lampung Selatan.
Hendry Lo. 1996.
81. Sebaran Horizontal Suhu, Nutrien dan Stuktur Komunitas Fitoplankton di Perairan Pantai Zona Industri
Krakatau Steel Cilegon, Selat Sunda. Budi Wiyono . 1994.
82. Studi Sebaran Horizontal Suhu, Salinitas dan Zat Hara Serta Pengaruhnya Terhadap Kelimpahan dan
Produktivitas Primer Fitoplankton Pada Waktu Pasang Surut di Perairan Laguna Pulau Pari. Kepulauan Seribu,
Jakarta Utara. Ibo Wahono Santoso. 1995.
83. Pemodelan dan Simulasi Komputer Pola Arus dan Trayektori Tumpahan Minyak di Perairan Cilacap dengan Metode
Beda Hingga Eksplisit. Firdaus . 1997.
84. Perkiraan Kapasitas Asimilasi Perairan Muara Sampai Ciliwung. Arif Sofyar. 1998.
85. (Sardinella lemuru) yang Didaratkan di PPI Muncar, Banyuwangi. Mohamad Muntoha. 1998. C,E.
86. Pola Penyebaran Zooplankton Serta Hubungannya dengan Parameter Fisika dan Kimia Perairan Teluk Jakarta.
Alinafiah Nasution. 1998.
87. Pola Musim dan Karakteristik Oseanografi Selat Bali Serta Hubungannya dengan Produksi Ikan Lemuru
(Sardinella lemuru) yang Didaratkan di PPI Muncar, Banyuwangi. Mohamad Muntoha. 1998. C,E.
88. Kondisi Kualitas Perairan dan Struktur Komunitas Plankton di Perairan Selat Sunda dan Pesisir Timur Lampung.
Ade Hidayat. 1998.
89. Analisis Komponen Harmonik Dengan Metode Admirally dan Prediksi Dari Pasang Surut di Pulau Tinjil, Jawa Barat.
Endang Titi Renopalupi. 1998.
90. Studi Karakteristik Parameter Oseanografi dan Meteorologi di Perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.
Suryo Kusumo. 1999.
91. Kondisi Parameter Oseanografi Perairan Selatan Jawa-Bali Menggunakan Data Insitu dan Pendinderaan Jauh.
Nursanti Pulungan . 1999. C,E.
92. Analisis Arus Laut di Perairan Kartini dan Tanjung Jati, Jepara, Jawa Tengah Pada Bulan Februari-Juni 1998.
R. Bambang Adithya Nugraha. 2000.
93. Kandungan Logam Berat Air Raksa (Hg) Dalam Air Sedimen dan Jaringan Tubuh Ikan Di Muara Way Kambas dan
Way Sekampung, Lampung . Elisabeth. 2000.
94. Kondisi Gelombang dan Pengaruhnya Terhadap Pegerakan Sedimen di Perairan Pantai Yogyakarta Cilacap Pada
Bulan April-Mei 1999. Fitri Rahayu. 2000.
95. Kandungan Zat Hara di Perairan Teluk Lampung Pada Bulan Agustus dan September 1999. R. Silfia Epriyanti Kabul.
2000.
96. Variabilitas Arus Permukaan di Laut Jawa Yang Dibangkitkan Oleh Angin (Wind Driven current's) .
Irfan Yulianto. 2001.
97. Karakteristik Nitrat Nitrit dan Ammonia Dalam Proses Percampuran di Perairan Muara Sungai Begawan Solo Gresik
Jawa Timur Periode Juli-Desember 2001. Wahyono. 2002.
98. Kondisi Perairan Muara Beradasarkan Parameter Fisika dan Kimia di Muara Sungai Begawan Solo Ujung Pangkah,
Gresik Jawa Timur. Dedi Sutandy Supriyadi . 2002.
99. Studi Karakteristik Massa Air di Perairan Selat Bali pada Bulan Agustus 2000. Darma Adiasa Saragih . 2002.
100. Model dan Simulasi Pola Arus Teluk Jakarta Menggunakan Metode Beda Hingga Eksplisit dengan Pendekatan Beda
Tengah Terhadap Waktu dan Beda Tengah Terhadap Ruangan . Budi Firmansyah . 2002.
101. Kandungan Logam Berat Cd, Cu, N4, Pb dan Zn Terlarut Dalam Bahan Air dan Sekitar Pelabuhan Perikanan dan
Pelabuhan Ratu, Sukabumi . Astrini Dwi Anindita. 2002.
102. Pendugaan Laju Akumulasi Pb, Cd, Zn, dan Ni pada Kerang Hijau (Perna Viridis) Ukuran Lebih dari 4,7 cm di
Perairan Kamal Muara, Teluk Jakarta . Donny Suryanto.
103. Evaluasi Pencemaran Tata Ruang Lahan Tambak Menggunakan Teknologi Penginderaan Jauh dan System Informasi
Geografis (SIG) di Daerah Kabupaten Ciamis Jawa Barat. Dudu Najmudin . 2003.
104. Kualitas Perairan dan Hubungannya dengan Struktur Komunitas Plankton Di Lokasi Buangan Limbah Industri
Perairan Bojonegoro, Teluk Banten . Dini Muhfidah . 2003.
105. Asosiasi Epifauna (Gastropoda) pada Ekosistem Mangrove di Muara Sungai Begawan Solo Ujung Pangkah Gresik,
Jawa Timur. Yusuf Wali. 2003.
106. Pemodelan Hidrodinamika Pasut di Teluk Pelabuhan Ratu Untuk Komponen Pasut M2 dan K1. Ikawati Sukersi Sannang.
2003.
107. Sebaran Permukaan Klorofil-a dan Hubungannya dengan Parameter Oseanografi di Teluk Jakarta .
Hesty Ariyanti. 2003.
108. Biomassa Fitoplankton (Chlorophill-a) dan Hubungannya Dengan Tingkat Kandungan Nutrien dan Kelimpahan Fitoplankton
Serta di Perairan Teluk Semangka, Lampung Selatan. Basuki Idris. 2003.
109. Struktur Komunitas Fitoplankton serta Hubungannya dengan Parameter Fisika dan Kimia Perairan di Muara Sungai
Begawan Solo, Ujung Pangkeh, Grisik, Jawa Timur. Abubakar Sanaky. 2003.
110. Variabilitas Suhu, Salinitas dan Arus dari Data Pelampung Pengamat Triton di Bagian Timur Ekuator Samudera Hindia
pada Bulan Oktober 2001 - Maret 2002. Waluyo. 2003.A3, C.
110. Kandungan Pestisida Organikklorin Dalam Sedimen dan Karang Tahu (Meretrix-meretrix) di Muara Sungai Citarum,
Jawa Barat. Indra Gunawan. 2003.
111. Studi Karakteristik Massa Air dan Arus Geostrofik di Perairan Selatan Jawa Barat pada bulan Desember 2001.
Hani Rahmawati. 2004.
112. Pemodelan Pola Sebaran Berat Tembaga (Cu) di Perairan Teluk Jakarta. Andis Karya Nugraha. 2004.
113. Analisis Kondisi Lingkungan Perairan Muara Sungai Cimandiri, Teluk Pelabuhan Ratu, Sukabumi Jawa Barat.
Ahmad Money. 2004.
114. Pemodelan Pola Sebaran Berat Tembaga (Cu) di Perairan Teluk Jakarta. Andis Karya Nugraha. 2004.
115. Fluktuasi Periode Panjang dari Arus di Perairan Cilacap dan Selat Makassar serta Paras Laut di Selat Lombok
pada Tahun 1997. Dahlia Prihatini. 2004. C,D,E.
116. Pendugaan Sebaran Spasial Logam Berat Pb, Cd, Cu, Zn, dan Ni dalam Air dan Sedimen di Perairan Teluk Jakarta.
2005.
117. Penilaian Kualitas Perairan dan Studi Kelayakan Budidaya Rumput Laut Jenis Kappaphycus alvarezii di Beberapa
Pulau di Kepulauan Seribu, Teluk Jakarta. Mohammad Yusron. 2005.
118. Sebaran Spasial Logam Berat Pb, Cd, u, dan Zn Dalam Air dan Sedimen di Perairan Pesisir dan Beberapa Muara
Sungai Kota Cirebon. Syamsul Hidayat. 2005.
119. Simulasi Neraca (Budget) Nitrogen di Perairan Estuari Sungai Maringgai Lampung Timur. Ayodhia Yudistira. 2005.
120. Kandungan Pestisida Organoklorin (DDT) Dalam Sedimen dan Karang Bulu (Anadara antiquata) di Perairan Bagian
Barat Teluk Jakarta. Nova Ulviyah. 2005.
121. Pemodelan Pola Arus dan Sebaran Konsentrasi Sedimen Tersuspensi di Perairan Teluk Jakarta Pada Musim Timur
(Agustus 1998). Mochamad Tri Hartanto. 2005.
122. Studi Pelarutan (redissolved) Senyawa Nitrogen dan Fosfat Akibat Resuspensi Sedimen Muara Angke, Teluk Jakarta
Dalam Skala Laboratorium. Teguh Hasena. 2005.
123. Studi Arus Geostrofik di Perairan Selatan Jawa - Sumbawa pada Bulan Oktober 2002 dan Bulan Agustus 2002.
Erik Pebrian. 2005. C,E.
124. Karakter Fisik Oseanografi di Perairan Barat Sumatera Dan Selatan Jawa-Sumbawa Dari Data Satelit Multi Sensor.
Mukti Dono Wilopo. 2005.A2, C, E.
125. Variabilitas suhu di perairan Selatan Jawa Barat Farita, Yadranka dan hubungannya dengan angin Muson,
Indian Ocean Dipole Mode dan El Nino Southern Oscilation. Farita, Yadranka. 2006.
126. Konsentrasi logam berat Fe, Cu, Mn, dan Ni terlarut dan sebarannya pada kondisi surat di perairan Muara Cimandiri,
Pelabuhan Ratu. Desmawati. 2006.