-Wilayah E, perairan sekitar Nusa Tenggara dan Laut Flores
Dari perpustakaan P2O LIPI: 1. Laporan akhir. Penelitian ARLINDO dan efeknya pada stratifikasi massa air laut Flores dan sekitarnya. Koordinator Drs. Hadikusumah. P2OLIPI Jakarta 2005. 2. Karakteristik arus frekuensi rendah di selat Lombok tahun 1985. Skripsi. Nurhayati. Pasca IKL IPB. 1999. 3. Suatu studi tentang topografi dinamik di perairan Selatan Jawa-Sumbawa pada bulan Maret-April 1990. Skripsi. Agus Saleh Atmadipoera. IPB. 1991. Perpustakaan ITK-IPB.C, E. 4. Sebaran parameter suhu, salinitas, kerapatan dan kecepatan bunyi di Selatan Jawa-Sumbawa. Skripsi. Marwanto.FMIPA. Universitas Nasional Jakarta 1993. C,E. 5. Teluk Ambon II. Biologi, Perikanan, Oseanografi dan Geologi. Balai Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Laut. P3OLIPI Ambon, 1989. Cakupan oseanografinya: - Gelombang Internal di Teluk Ambon. J.P. Rebert dan Sujatno B....hal.95 - Beberapa catatan tentang sifat sifat optik perairan Teluk Ambon . L.F. Wenno...hal.105 - Zat hara fosfat, nitrat dan nitrit di perairan Hutan Mangrove Passo, Teluk Ambon bagian dalam. Edward dan M. Dien Marasabessy...hal.113 - Pengamatan pendahuluan kualitas perairan Teluk Ambon. Edward ...hal.117 - Kondisi suhu Air Laut dan suhu udara di Teluk Ambon bagian luar. M. Salam Tarigan....hal.121. 6. Teluk Ambon I. Biologi, Perikanan, Oseanografi dan Geologi. Balai Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Laut. P3OLIPI. Ambon, 1987. Cakupan oseanografinya: - Perubahan musiman suhu air laut di Teluk Ambon Bagian Dalam. M. Salam tarigan dan Daniel Sapulete...hal.81 - Sirkulasi arus di Teluk Ambon. M.S. Hamzah dan L.F. Wenno....hal.91 - Kandungan nitrat di Teluk Ambon. Zeson Tarigan ....hal.102 - Pengamatan pendahuluan kadar Pb,Cd, Cu dan Zn dalam air dan biota di Teluk Ambon. Edward dan J.M. Manik....hal.106 - Kandungan zat hara fosfat di Teluk Ambon pada musim Timur dan Barat. Edward dan J.M. Manik...112 - Studi pendahuluan energi gelombang di Teluk Ambon bagian Luar. M.Salam Tarigan...hal.117. 7. Pesisir dan pantai Indonesia IV. P3OLIPI. Jakarta 2000. Cakupan oseanografinya: -Perubahan musiman suhu, salinitas, oksigen terlarut, fosfat dan nitrat di perairan Teluk Ambon. M.S. Tarigan dan Edward....hal.73. Dari perpustakaan Balai Teknologi Survei Kelautan, BPPT: 8. Studi pola arus pasang surut di Teluk Labuhan Tereng Lombok, NTB. 1994. Toto Priyana. FPIK IPB. 9. Studi karakteristik massa air di Perairan Selat Bali pada bulan Agustus 2001. 2002. Darma Adiasa Saragih. FPIK-IPB. 10. Nilai indeks stabilitas statis dan frekuensi Brunt Vaisala di Perairan Selatan Bali dan Laut Flores, dalam hubungannya dengan upwelling. 1996. ITK-IPB. 11. Final Report on Feasibility Study for wave power plant at Nusa Dua Bali. 1988. PT Surfindo Perdana Satria. BPPT. 12. Laporan pelayaran oseanografi kapal Baruna Jaya I di wilayah ZEE Selatan Jawa-Sumbawa 23 Agustus-30 September 1990. 1990. Johny Banjarnahor. A.G. Ilahude. Mardanis. LIPI. Jakarta. 13. Penelitian sumber daya perikanan dan karakteristik lingkungan perairan ZEE Selatan Timor pada musim Tenggara (Agustus-September 1991). 1991. Tim survei LIPI. Jakarta. 14. Laporan penelitian Oseanografi ARLINDO MIXING f94 26 Januari-28 February 1994. 1994. Tim survei LIPI-BPPT. 15. Laporan Kapal Riset Baruna Jaya I, Aceh 1995 (13 Juli-1 Agustus 1995), JAMSTEC 1995 (19-25 September 1995), JADE 1995 (7 November-18 November 1995). ARLINDO 1995 (7 November-18 November 1995).1996. Jakarta. 16. Laporan penelitian kal. Baruna Jaya I ARLINDO Mixing (Arus Lintas Indonesia) Agustus-September 1993. 1993. Tim survei BPPT-LIPI. 17. Arlindo mixing Am93-Am94 CTD and Hydrographic data. Technical report:LDEO-96-6. 1993/1994. Lamont Doherty Earth Observatory of Columbia University. Jakarta. 18. Laporan survei batimetri untuk daerah perairan Kupang dan sekitarnya. 1994. Amonaris. Dishidros TNI-AL. 19. Laporan perjalanan penelitian geologi dan geofisika di daerah cekungan Sawu dan Sumba. 1991. Fernando Silitonga et al. BPPT-PPGL-Dishidros. Jakarta. 20. Pelayaran penelitian hidro-oseanografi dan geolologi wilayah pantai di perairan Teluk Labuhan Tereng Lombok 13 Mei-5Juni 1993. 1993. Tim Survei BPPT. BPPT-DTISDA. 21. Laporan Pelayaran ARLINDO f99 KAL. Baruna Jaya IV. 1999. UPT BJ BPPT. Jakarta. 22. Laporan pelayaran ARLINDO dan program verifikasi model Tumpahan Minyak di Selat Makassar dengan K/R Baruna Jaya IV. 1996. Fadli S. Handoko M. Muhammad. Djoko Hartoyo et al. DTISDA-Deputi BPKA-BPPT. Jakarta. 23. Laporan pelayaran operasi Arlindo 99 KAL. Baruna Jaya IV. 1998. Makmur S. BPPT. Jakarta. 24. Laporan pelayaran operasi Arlindo plus-97 KAL. Baruna Jaya IV. 1997. BPPT. Jakarta. 25. French Indonesian cooperation Banda Sea I cruise preliminary report Baruna Jaya III. 1991. IFREMER-INSU-CNRS-BPPT. Jakarta. 26. Laporan penelitian geologi geofisika P. Sumbawa dan perairan sekitarnya. 1986. Basri M Ganie. Andjar Suparman. Dwi S. Yusuf S. BPPT. Jakarta. 27. Tambora-volcano cruise SO 45-B Sept. 25-Oct.15, 1986 Lembar-Sumbawa Besar-Surabaya. 1986. E.T. Degens. 1986. Surabaya. 29. Laporan survei batimetri untuk daerah Bali-Lombok.1994. Amonaris. Dishidros. Jakarta. 30. Laporan pelayaran Arlindo f99 KAL Baruna Jaya IV. 1999. BPPT. Jakarta. 31. Laporan pelayaran oseanografi no. 20. Arlindo Circulation 1998 (12 Feb-7 Mar 1998). 1998. Tim survei BPPT. Jakarta. 32. Laporan survei DMRM -98. Operasi survei ALKI dan ZEE di Selat Makassar dan Lombok, Laut Banda dan Maluku, Samudra Hindia dan Pasifik. 1998. Tim counterpart KAL BJ III. BPPT. Jakarta. Dari perpustakaan Ilmu-Teknologi Kelautan- IPB: 33. Respon suhu dan tekanan di udara dan perairan Selat Lombok terhadap El-Nino 1997 dan La-Nina 1998. 2000. Lamona Irmudyawati Bernawis. Skripsi. 34. Analisis Struktur Lapisan Termoklin di Perairan Lepas Pantai Selatan Selatan Jawa-Sumbawa dan Hubungannya dengan Sebaran Zat Hara. Syafrizal . 1991. (C,E). 35. Studi Pola Arus Pasang Surut di Teluk Labuhantereng Lombok Nusa Tenggara Barat. Toto Priyana. 1994. 36. Studi Tentang Keberadaan Zooplankton di Perairan ZEE Selatan Pulau Jawa Sumbawa Pada Musim Barat (Maret) dan Musim Timur (Agustus-September) 1990. Elly Vera Andryani Hutapea. 1994. C,E. 37. Studi Penyebaran Padatan Tersuspensi dan Sedimen Dasar di Teluk Labuhan Tereng, Lombok Barat. Ali Ahmad N Amsari. 1994. 38. Studi Karakteristik Tirta Upa Subtropik dan Tirta Upa-Ugahari di Perairan Bagian Timur Indonesia. Andjar Andi Christiono. 1994. D,E,F,G,H. 39. Perubahan Musiman Kondisi Oseanografi dan Hubungannya Dengan Hasil Tangkapan Per Trip Ikan Pelagis Besar di Laut Flores. Solemanto Manik . 1994. 40. Pola Musim dan Karakteristik Oseanografi Selat Bali Serta Hubungannya dengan Produksi Ikan Lemuru (Sardinella lemuru) yang Didaratkan di PPI Muncar, Banyuwangi. Mohamad Muntoha. 1998. C,E. 41. Proses Percampuran (Mixing) Massa Air (Laut Banda, laut Sawu dan Samudera Hindia) di Laut Sawu Pada Musim Barat dan Musim timur. Agus Setianto. 1999. E, G. 42. Kondisi Parameter Oseanografi Perairan Selatan Jawa-Bali Menggunakan Data Insitu dan Pendinderaan Jauh. Nursanti Pulungan . 1999. C,E. 43. Studi Karakteristik Massa Air Asal Samudera Pasifik di Perairan Timur Indonesia Pada Bulan November -Desember 1996. Surya Kusbiandany. 2000. D,E,F,G. 44. Analisis Kestabilan Pantai Kuta Bali. Sudarmin. 2003. 45. Karakteristik Massa Air pada bulan Juli, Agustus dan September 2001-2003 di Perairan Teluk Sanunu Nusa Tenggara Barat. Awsyahmubar. 2004. 46. Fluktuasi Periode Panjang dari Arus di Perairan Cilacap dan Selat Makassar serta Paras Laut di Selat Lombok pada Tahun 1997. Dahlia Prihatini. 2004. C,D,E. 47. Studi Pergerakan Sedimen Litoral oleh Arus Menyusur Pantai (Longshore Current) di Perairan Pengastulan, Kabupaten Buleleng, Bali. Denicius Situmorang. 2005. 48. Studi Arus Geostrofik di Perairan Selatan Jawa - Sumbawa pada Bulan Oktober 2002 dan Bulan Agustus 2002. Erik Pebrian. 2005. C,E. 49. Karakteristik Massa Air Arlindo di Selat Ombai pada Bulan Agustus 2003 (Musim Timur) dan Bulan Januari 2004 (Musim Barat). Rohimah. 2005. 50. Karakter Fisik Oseanografi di Perairan Barat Sumatera Dan Selatan Jawa-Sumbawa Dari Data Satelit Multi Sensor. Mukti Dono Wilopo. 2005.A2, C, E. 51. Studi karakter dan aliran massa air pada musi barat dan musim timur di perairan selat Lombok. Utami, Iriana Ngesti. 2006. 52. Distribusi vertikal klorofil-a dan hubungannya dengan nutrien di perairan laut Bali dan selat Lombok. Hani, Dwi Yannea Qurnia. 2006. Dari jurnal internasional*: 53. Low frequency fluctuations in the Indonesian throughflow through Lombok Strait.1996. Arief, D. S.P. Murray. Journal of Geophysical Research vol.101, No.C5. p 12,455-12,456. American Geophysical Union, Washington. 54. The effect of the Indonesian Thoughflow on ocean circulation and heat exchange with the atmosphere: A review. 1996. Godfrey, J.S. JGR vol.101, No.C5.p 12217-12237. AGU D,E. 55. Variation of Indonesian Throughflow and the El-Nino Southern Oscillation. 1995. Meyers, G. JGR.101, no.C5.p 12,255-12,263. AGU.D,E. 56. Seasonal variations of Lombok throughflow.1996. Yamagata, T. K.Mizuno. Y. Masumoto. JGR vol.101, No. C5. p 12,465-12,473. AGU.